“Menerbitkan Buku Bersama Pak Joko”
Rabu
kali ini adalah kuliah ketujuhbelas untuk meningkatkan wawasan dalam menulis,
yang disampaikan oleh Bapak Joko Irawan Mumpuni. Materi yang disampaikan dengan
metode menampilkan slide satu persatu kemudian di jelaskan dengan suara.
Paparan Pertama
Guru sebagai praktisi akademik tentu menulis merupakan suatu kegiatan yang biasa dilakukan.
Paparan Kedua
Selain mengajar mengajar guru juga harus bias membuat buku ajar sebagai bahan ajar lain yang dapat dipakai oleh siswanya dalam belajar. Dalam menulis di bidang akademis, guru juga memiliki tujuan publikasi akademis untuk:
- Orientasi pada profit.
- Nirlaba (CSR/Pengabdian).
- Branding / promosi penulis.
- Memenuhi regulasi/akreditasi.
Untuk itu penulis harus memahami ekosistem penerbitan buku. Dalam ekositem penerbitan buku meliputi kategori:
- Penerbit
- Penyalur
- Pembaca
- Penulis
Sebelum penulis menerbitkan buku,ada beberapahal yang harus diperhatikan. Salah diantaranya adalah memilih penerbit. Dalam memilih penerbit seorang penulis haruslah memilih penerbit yang baik. Ciri-ciri penerbit yang baik adalah:
- memiliki visi dan misi yng jelas
- memiliki bissines core lini produk tertentu
- pengalaman penerbit
- jaringan pemasaran
- meniliki percetakan sendiri
- keberanian mencetak jumlah eksemplar
- kejujuran dalam pembayaran royalty
Indikator buku akan sukses atau tidak di awal sudah kelihatan. Bagamana sistem penilaian di penerbitan?
- Editorial (10%)
- Peluang potensi pasar (50%)
- Keilmuan (30%)
- Reputasi penulis (10%)
Ciri-ciri buku yang peluangnya besar untuk sukses.,bisa dicermati dari tema dan penulisnya.
- Temanya popular penulis populer
- Tema populer penulis tidak populer
- Cari tema populer di masyarakat penulis belum populer
- Tema tidak popular penulispun juga belum popular (kemungkina ini yang di tolak)
Kesimpulan dari kuliah kali ini adalah sebenarnya ada salah komunikasi antar penulis dan penerbit. Maka dari itu harus ada komunikasi yang baik antar keduanya sehingga penulis tau kriteria naskah yang diterima dan naskah yang ditolak.
Arlandi Dwi Kuncoro, S.Pd
SDN Trombol 1 Mondokan
1.

